Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui terdapat perbedaan perbedaan dan manakah yang lebih baik antara kemampuan penalaran dan self-regulated learning kels eksperimen dan kelas kontrol untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran dan self-regulated learning kelas eksperimen dan kelas kontrol serta keterkaitan antara hasil analisis data kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kombinasi (mix methods) dengan desain sequential explanatory. Sequential explanatory yaitu analisis yang dilakukan pada tahap awal yaitu analisis data kuantitatif dan pada tahap kedua analisis data kualitatif. Jenis penelitian ini adalah true experimental design dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah claster random sampling. Berdasarkan hasil analisis data kuantitatif diperoleh nilai Sig kemampuan penalaran = 0,020 < 0,05 dan nilai Sig self-regulated learning = 0,035 < 0,05 yang artinya dapat perbedaan kemampuan penalaran dan self-regulated learning antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pada uji hipotesisi satu pihak kemampuan penalaran sebesar 2,489 dan self-regulated learning sebesar 2,416, dengan db = 62 yang artinya kemampuan penalaran dan self-regulated learning kelas eksperimen lebih baik dibanding kelas kontrol.
Copyrights © 2020