AbstrakTujuan dalam penelitian ini adalah; (1) untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematika antara siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran PDEODE (predict, discuss, explain, observe, discuss, explain) dengan siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada materi pola bilangan kelas VIII MTs Al-Ihsan, (2) untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran PDEODE (predict, discuss, explain, observe, discuss, explain) pada materi pola bilangan kelas VIII MTs Al-Ihsan, (3) dan untuk untuk mendeskripsikan keterkaitan antara hasil data kuantitatif dan hasil data kualitatif pemahaman konsep model pembelajaran PDEODE (predict, discuss, explain, observe, discuss, explain) pada materi pola bilangan kelas VIII MTs Al-Ihsan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kombinasi (Mixed Method) pada tipe sequential explanatory. Pengambilan sampel dengan teknik Cluster Random Sampling. Metode kuantitatif penelitian ini menggunakan desain penelitian Non-equvailent control design dengan pengumpulan data menggunakan teknik tes. Sedangkan untuk penelitian kualitatif menggunakan jenis penelitian deskripif dengan teknik non-tes, yaitu dengan observasi, wawancara dan catatan lapangan. Berdasarkan hasil analisis data kuantitatif dengan menggunakan software SPSS 20 diperoleh nilai kemampuan pemahaman konsep nilai Sig 2-tailed = 0,000. Jelas Sig = 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak atau H1 diterima. Hal ini berarti bahwa ada perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang signifikan antara siswa yang memperoleh pembelajaran pola bilangan dengan menggunakan model pembelajaran PDEODE dan model konvensional. Berdasarkan hasil analisis data kualitatif pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII MTs Al-Ihsan diperoleh simpulan bahwa pada kelas eksperimen siswa dengan pemahaman konsep tinggi, sedang dan rendah mampu memenuhi lima sampai tujuh dari tujuh indikator pemahaman konsep. Pada kelas kontrol siswa dengan pemahaman konsep tinggi, sedang dan rendah mampu memehuni empat sampai enam dari tujuh indikator pemahaman konsep. Hal tersebut membuktikan bahwa data kualitatif memperkuat dan melengkapi data kuantitatif. Kata Kunci: pembelajaran matematika, Model Pembelajaran PDEODE, pemahaman konsep
Copyrights © 2019