AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbasis STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika materi program linear siswa kelas XI IPA MA Nasruddin Dampit tahun akademik 2018/2019. Jenis penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas (PTK). PTK ini dilakukan dengan tahapan-tahapan yaitu pra tindakan, pelaksanaan penelitian, dan pelaporan hasil penelitian. Berdasarkan analisis data pada siklus I dan II, keempat aspek yang dinilai dalam penelitian ini seluruhnya telah mencapai kriteria keberhasilan minimal yang ditetapkan, yaitu: keterlaksanaan pembelajaran oleh guru pada siklus I yaitu 75,35% dapat dikategorikan baik, pada siklus II mengalami kenaikan menjadi 87,99% dapat dikategorikan sangat baik, terlihat bahwa terjadi peningkatan sebesar 12,64%. Kegiatan siswa siklus I mencapai 76,65% dengan taraf keberhasilan dikategorikan baik dan siklus II mencapai 91,33% dengan taraf keberhasilan dikategorikan sangat baik, terlihat bahwa terjadi peningkatan sebesar 14,77%. Hasil wawancara siswa pada siklus I mencapai 66,67%, data tersebut didapat dari 6 siswa yang telah diwawancarai, ada 4 siswa menyatakan sangat senang terhadap metode pembelajaran Problem Based Learning berbasis STEM, dan 2 siswa tidak senang terhadap metode pembelajaran yang diterapkan, pada siklus II mencapai 83,33% 6 siswa ada 5 siswa yang merasa senang dengan penerapan metode pembelajaran Problem Based Learning berbasis STEM. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model yang diterapkan dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Kata Kunci: matematika, metode pembelajaran, problem based learning, STEM kemampuan pemecahan masalah
Copyrights © 2019