Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Vol 14, No 9 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN OPEN-ENDED DENGAN BANTUAN VIDEO PEMBELAJARAN MATERI BALOK DAN KUBUS KELAS VIII

DIAZ REVINDA BASTYLOVA (Pendidikan Matematika FKIP Universitas Islam Malang)



Article Info

Publish Date
29 Jul 2019

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui apakah ada perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas VIII SMP Ma’arif Batu pada materi balok dan kubus melalui model pembelajaran open-ended dengan bantuan video pembelajaran dan model pembelajaran konvensional; (2) Mengetahui manakah yang lebih baik antara kelas yang menerapkan model pembelajaran open-ended dengan bantuan video pembelajaran dan kelas yang menerapkan model pembelajaran konvensioanal; (3) Mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif  siswa kelas VIII SMP Ma’arif Batu materi balok dan kubus melalui model pembelajaran open-ended dengan bantuan video pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian mixed method dengan desain sequential explanatory. Sampel dalam penelitian kuantitatif  kelas VIIIa dan Kelas VIIIc. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis uji normalitas, homogenitas varians, dan uji-t dengan menggunakan Software SPSS 23. Subjek penelitian kualitatif sebanyak 6 siswa. Hasil penelitian sebagai berikut: (1) Berdasarkan analisis uji-t dua pihak dengan SPSS 23 diperoleh nilai Sig = 0,000. Karena nilai Sig = 0,000 < 0,050 makaditolak. Dengan demikian ada perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematis peserta didik antara yang menggunakan model pembelajaran open-ended dengan bantuan video pembelajaran dan kelas yang menggunakan model pembelajaran konvensional; (2) Berdasarkan hasil analisis uji-t  satu pihak diperoleh thitung = 7,05018 > ttabel = 1,67866 yang berarti H0ditolak. Dengan demikian kemampuan berpikir kreatif matematis kelas yang menggunakan model pembelajaran open-ended dengan bantuan video pembelajaran lebih baik dari kelas yang menggunakan model pembelajaran konvensional. (3) Berdasarkan hasil data kuantitatif yang dilakukan pada tahap pertama yaitu data hasil posttest, diketahui bahwa rata-rata nilai peserta didik kelas eksperimen lebih baik daripada rata-rata nilai peserta didik kelas kontrol. Sedangkan hasil data kualitatif yang dilakukan pada tahap kedua dengan menggunakan pengambilan data melalui wawancara dan observasi diketahui bahwa kemampuan berpikir kreatif matematis peserta didik kelas eksperimen lebih lebih baik daripada kelas kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa hasil data kualitatif mendukung, melengkapi, dan memperkuat hasil data kuantitatif. Kata Kunci: kemampuan berpikir kreatif open-ended, video pembelajaran

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

jp3

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Mathematics Other

Description

JP3 adalah Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran yang terbit dua kali setahun pada bulan Pebruari dan September, berisi artikel hasil penelitian dan non penelitian bidang pendidikan dan pembelajaran. Tulisan yang akan dimuat adalah artikel ilmiah hasil penelitian atau artikel ilmiah non ...