Suatu tindakan manusia yang dilakukan secara turun temurun yang berasal dari setiap aspek kehidupan manusia serta merupakan suatu usaha untuk meringankan kehidupan manusia bisa dikatakan sebagai "tradisi ". Hal ini berarti bahwa tradisi juga merupakan bagian dari kebudayaan. Tradisi Dawuhan adalah salah satu tradisi bersih desa yang wajib dilaksanakan setahun sekali di bulan Desember sebagai perwujudan rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa. Teori dalam penelitian ini yaitu Teori Interaksionisme Simbolik. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Adapun hasil dari penelitian adalah Mind (pemikiran) pemikiran yang bertujuan sebagai sarana komunikasi yang dilakukan kepada Sang Maha Kuasa. Self (diri) masyarakat dapat mengaplikasikan makna simbolik yang terdapat dalam Tradisi Dawuhan dan masyarakat dapat mempercayai terkait makna simbolik yang terdapat dalam tradisi tersebut. Society (masyarakat) masyarakat bersama-sama membentuk suatu konstruksi untuk membangun suatu makna simbolik dalam ritual.
Copyrights © 2021