Respon Publik
Vol 15, No 7 (2021): Respon Publik

STRATEGI PERUM PERHUTANI KESATUAN PEMANGKU HUTAN (KPH) TUBAN DALAM PENGEMBANGAN OBJEK WISATA AKAR LANGIT TRINIL (Studi Kasus di Desa Sendangharjo Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan)

Febriyani Habib Susetyawati (Universitas Islam Malang)
Afifuddin Afifuddin (Universitas Islam Malang)
Retno Wulan Sekarsari (Universitas Islam Malang)



Article Info

Publish Date
30 Jul 2021

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan atas dasar adanya isu atau fenomena tentang viralnya pohon akar langit di wilayah hutan Perum Perhutani KPH Tuban yang berada di Desa Sendangharjo Kecamatan Brondong Kabupaten lamongan. Perum Perhutani KPH Tuban melakukan pengembangan objek wisata akar langit trinil yang sebelumnya sebagai hutan lindung dan hutan produksi kemudian menjadi Wana Wisata. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui strategi yang dilakukan oleh Perum Perhutani KPH Tuban dalam pengembangan objek wisata akar langit trinil, 2) untuk mengetahui dampak sosial dan ekonomi masyarakat dengan adanya pengembangan objek wisata akar langit trinil, serta 3) untuk mengetahui factor penghambat dan factor pendukung dalam pengembangan objek wisata akar langit trinil. Untuk mengetahuinya digunakan jenis penelitian deskriptif-kualitatif, dengan Teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi Perum Perhutani KPH Tuban dalam pemgembangan Objek Wisata Akar Langit Trinil sudah dalam upaya implementasi, yang nantinya akan dijadikan sebagai objek wisata edukasi, wisata adventure, dengan menambah wahana-wahana yang bersifat lingkungan. Dampak adanya pengembangan objek wisata akar langit trinil terhadap sosial dan ekonomi masyarakat, dimana dampak sosialnya yakni menambah lapangan pekerjaan, dari sebelumnya yang tidak memiliki pekerjaan bisa bekerja atau membuka usaha di sekitar kawasan objek wisata, sedangkan dampak ekonomi dalam pengembangan yakni membantu masyarakat meningkatkan perekonomiannya dan dapat menambah pendapatan dari hasil bekerja atau berjualan. Adapun faktor penghambat dalam pengembangan adalah sarana dan prasarana penunjang yang kurang, dan ada beberapa fasilitas yang kurang terawat karena adanya covid-19 sehingga objek wisata harus tutup untuk beberapa bulan. Sedangkan dari segi faktor pendukung yaitu panorama yang indah, dimana objek wisata akar langit trinil adalah wisata alam yang memiliki keindahan pemandangan yang disuguhkan dan memiliki keunikan pohon akar langit yang menjadikannya viral serta penambahan spot instagramable sehingga wisatawan merasa nyaman saat berkunjung.  Kata Kunci : Strategi, Pengembangan Objek wisata, Dampak pengembangan

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

rpp

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Respon Publik adalah jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Islam Malang. Di tingkat nasional banyak sekali masalah-masalah umum atau isu-isu yang berkaitan dengan ilmu administrasi publik. Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan ...