Prabha Vidya
Vol. 2 No. 1 (2022)

Pementasan Tari Tabuh Pada Piodalan Di Pura Desa, Desa Adat Anturan Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng (Kajian Komunikasi Budaya Hindu)

I Putu Sutirtadana (STKIP Agama Hindu Singaraja)



Article Info

Publish Date
28 Feb 2022

Abstract

Tari Gambuh adalah tarian sakral yang masih menjunjung tinggi warisan budaya leluhurnya.Tarian ini disebut sakral karena memiliki taksu penari pada masing-masing tokohnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk; 1) mengetahui asal- usul pekembangan Tari Gambuh; 2) mengetahui bentuk, fungsi, dan makna pementasan Tari Gambuh; 3) mengetahui ritual pada pementasan Tari Gambuh; 4) mengetahui pemahaman penonton pada dialog Tari Gambuh di Pura Desa Adat Anturan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif.Terdapat metode pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah teknik observasi, wawancara, dan sudi dokumen.Hasil penelitian ini adalah; 1) Tari Gambuh berasal dari dua kata yaitu; “gamelan” dan “embuh”. Dimana arti dari kata “embuh” adalah hilang. Jadi Gamelan embuh artinya adalah gamelan yang hilang hanya diiringi suara Kendang Kerumpung dan memiliki Taksu di setiap tokohnya; 2) terlihat bahwa, bentuk pada pementasan Tari Gambuh adalah pemmentasan Tari Gambuh yang terdiri dari tokoh-tokoh yang dipentaskan berdasarkan warisan leluhur masing-masing. Fungsi Tari Gambuh adalah menjaga garis hubungan para penari dengan leluhurnya. Kemudian, makna Tari Gambuh adalah untuk menjaga kelestarian warisan budaya leluhur yang sudah turun-temurun dilakukan hingga saat ini; 3) Para penari Gambuh di Desa Adat Anturan harus melaksanakan ritual mesapsapan/mewinten Saraswati; dan 4) Pemahaman penonton pada dialog Tari Gambuh ini dibantu oleh tokoh Punakawan sebagai tokoh penerjemah dalan tarian sakral ini.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

prabavidya

Publisher

Subject

Arts Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Fokus dan ruang lingkup Praba Vidya adalah Ilmu Komunikasi, meliputi kajian media dan jurnalistik, kajian audio broadcasting serta audiovisual, kajian kehumasan, dan kajian periklanan yang beraitan dengan Agama Hindu. Namun tidak menutup untuk kajian-kajian yang berkaitan dengan ilmu komunikasi ...