Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Vol 5 No 1 (2022): Medika Kartika : Jurnal Kesehatan dan Kedokteran

PENGARUH EKSTRAK ETANOL DAGING BUAH PLUM TERHADAP KADAR LDL TIKUS JANTAN GALUR WISTAR HIPERLIPIDEMIA

Indarti Trimurtini (Unknown)
Apen Afgani (Unknown)
Santi Rachmaniar (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Mar 2022

Abstract

Hiperlipidemia merupakan sebuah kondisi abnormal fraksi lipid dalam plasma.Hiperlipidemia dapat dilihat dari peningkatan LDL, kolesterol total, trigliserida, danpenurunan kadar HDL. Buah Plum (Prunus salicina Lindl.) memiliki kandunganantioksidan flavonoid yang dapat memberikan efek antihiperlipidemia. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol daging buah plum terhadap kadarLDL. Penelitian ini menggunakan 25 ekor tikus putih jantan galur wistar dibagi menjadi 5kelompok dengan usia 12 minggu dan berat badan 200-250 gram. Kelompok kontrol negatif(KN) diberi makanan standar dan air, kelompok kontrol positif (KP) diberi makananstandar, air dan diet tinggi lemak. Kelompok perlakuan 1 (P1), 2 (P2), 3 (P3) diberimakanan standar, air, diet tinggi lemak dan ekstrak etanol daging buah plum dosis 0,8g/kgBB, 1,6 g/kgBB, 2,4 g/kgBB secara peroral. Pemberian ekstrak daging buah plumdilakukan selama dua minggu. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kadar LDLsebanyak 70,08 mg/dL dari kelompok kontrol positif (KP). Pada kelompok perlakuan P1,P2, dan P3 terdapat penurunan kadar LDL meskipun diberi diet tinggi lemak (DTL) danPTU. Kesimpulan penelitian adalah ekstrak etanol daging buah plum mampu menurunkankadar LDL, dan pemberian dosis yang paling efektif dalam menurunkan kadar LDL adalah2,4 g/kgBB (p<0.05). DOI : 10.35990/mk.v5n1.p44-54

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

mk

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Veterinary

Description

Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan adalah jurnal yang mempublikasikan artikel hasil penelitian baik ilmu kedokteran dasar maupun terapan, tinjauan pustaka (artikel review), dan laporan kasus. Medika Kartika dipublikasikan dua kali dalam setahun (April dan Oktober) dengan jumlah enam ...