Makanan ringan bermanfaat terhadap penganekaragaman makanan sejak kecil dalam rangka peningkatan mutu gizi makanan yang dikonsumsi. Salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia pada kelompok anak sekolah adalah dengan menyediakan makanan ringan yang bergizi guna memenuhi kebutuhan tubuh selama mengikuti pelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan cookies bebas gluten yang berbahan dasar bekasam ikan lele (Clarias batrachus) sebagai makanan ringan bagi anak usia sekolah. Penelitian eksperimental di bidang pangan dan gizi ini memformulasikan tepung bebas gluten dengan bekasam ikan lele. Hasil produksi kemudian dihitung takaran saji dan kandungan gizinya, kemudian dihitung persentase AKG dan dibandingkan dengan standar mutu biskuit (SNI 2973-2011) dan produk serupa (Tipo® Frãcce Cream Egg Cookies). Takaran saji cookies bebas gluten berbahan dasar bekasam ikan lele ini adalah 70g yang dapat memenuhi kebutuhan energi sebesar 183 Kkal (9% AKG). Berdasarkan standar mutu nasional (SNI) biskuit, cookies bebas gluten ini telah memenuhi persyaratan bau, rasa, dan warna meskipun kandungan proteinnya masih lebih tinggi (6%) dibandingkan standar yang ditetapkan. Dalam setiap 100gram cookies bebas gluten ini mengandung lemak total dan kolesterol yang lebih rendah serta vitamin A yang lebih tinggi dibandingkan dengan produk komersial serupa. Dapat disimpulkan bahwa cookies bebas gluten ini dapat digunakan sebagai alternatif makanan ringan yang rendah lemak bagi anak usia sekolah.
Copyrights © 2021