Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Tengah merupakan kejuaraan multi event pada tingkat daerah yang mempertandingkan berbagai cabang olahraga dari setiap kota maupun kabupaten yang ada di Jawa Tengah. Hoki merupakan salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dalam menghadapi kejuaraan tersebut, kondisi fisik merupakan faktor utama untuk berprestasi, oleh karenanya atlet dituntut memiliki persiapan yang baik melalui berbagai program latihan. dengan adanya pandemi yang berakibat pada pembatasan kegiatan, menjadi tantangan dalam melakukan persiapan khususnya kondisi fisik dan kebugaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara latihan circuit training terhadap indeks masa tubuh dan kebugaran jasmani atlet putri Hockey Kabupaten Semarang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan deskriptif menggunakan metode eksperimen semu (quasy experiment) dengan desain penelitian one group pretest and posttest design. Populasi pada penelitian ini adalah atlet hoki Kabupaten Semarang. Sampel yang digunakan adalah sebanyak 12 atlet putri hoki Kabupaten Semarang. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data untuk kebugaran jasmani adalah Tes Tingkat Kebugaran Jasmani untuk usia 16-19 tahun yang terdiri dari: 1) Lari 60 meter, 2) Gantung siku tekuk 60 detik, 3) Baring duduk 60 detik, 4) Loncat tegak, 5) Lari 1000 meter, sedangkan untuk status gizi menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT/U) diukur melalui perbandingan antara berat badan dengan tinggi badan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh latihan circuit training terhadap kebugaran jasmani dengan nilai signifikansi sebesar 0.000 (p<0.05). 2) Terdapat pengaruh latihan circuit training terhadap indeks masa tubuh dengan nilai signifikansi sebesar 0.026 (p<0.05). latihan circuit training berpengaruh pada peningkatan kebugaran jasmani dan penurunan IMT.
Copyrights © 2021