Angka kejadian kanker serviks di dunia 85% persen tejadi di negara – negara berkembang,penyebabnya adalah karena tidak adanya program screening yang efektif bagi wanitadengan sosial ekonomi rendah. Oleh sebab itu program – program screening saat initerlaksana dengan tujuan dapat mendeteksi tanda – tanda perkembangan sel yangabnormal secara dini sehingga memungkinkan perawatan secara dini dan cepat. Salah satuprogram yang terlaksana di Indonesia adalah program Inspeksi Visual dengan AsamAsetat (IVA), yaitu sebuah metode deteksi dini kanker serviks untuk mengidentifikasi prakanker.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif secara korelasional. Desain ataupendekatan yang digunakan adalah cross sectional yaitu pengambilan data pada variabelbebas dan variabel terkait dilakukan dalam waktu yang bersamaan pada suatu waktu.Sampel pada penelitian ini adalah seluruh wanita melakukan pemeriksaan IVA.Hasil penelitian diperolehnilai X2 hitung =8,720 sehingga ada hubungan antarakarakteristik wanita menurut umur terhadap kesadaran pemeriksaan IVA di puskesmasJekulo kudus. Hasil penelitian diperolehnilai X2 hitung =17,323 sehingga ada hubunganantara karakteristik wanita menurut pendidikan terhadap kesadaran pemeriksaan IVA dipuskesmas Jekulo kudus. Hasil penelitian diperolehnilai X2 hitung =4,604 sehingga adahubungan antara karakteristik wanita menurut pekerjaan terhadap kesadaran pemeriksaanIVA di puskesmas Jekulo kudus
Copyrights © 2010