Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang

Deteksi Perubahan Garis Pantai Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman Menggunakan Aplikasi Penginderaan Jauh

Dwi Marsiska Driptufany (Jurusan Teknik Geodesi, Institut Teknologi Padang, Jl. Gajah Mada Kandis Nanggalo, Padang – 25 143, Indonesia)



Article Info

Publish Date
02 Jul 2020

Abstract

Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman merupakan kabupaten/kota yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia, hal ini mengakibatkan pantai Kabupaten dan Kota Pariaman rentan terjadinya abrasi dan akresi. Selain mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian abrasi dan akresi, sebaran lokasi perubahan garis pantai akibat dampak abrasi dan akresi perlu dipantau secara spasial dan temporal untuk mencegah terjadinya dampak yang lebih buruk. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi perubahan garis pantai Kab. Padang Pariaman dan Kota Pariaman menggunakan data citra multi temporal. Penelitian ini menggunakan metode penginderaan jauh sebagai kajian yang cepat untuk menganalisis perubahan garis pantai dengan Citra Landsat 7 ETM tahun 2004 dan 2009, Citra Landsat 8 OLI tahun 2014, dan Citra Sentinel 2a tahun 2019 sebagai data sekunder. Perubahan garis pantai diperoleh menggunakan metode overlay peta hasil interpretasi citra 4 waktu pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan perubahan garis pantai tahun 2004-2009 karena abrasi dengan perubahan maksimal sebesar -20,98 meter/5 tahun, sedangkan perubahan yang terjadi karena akresi maksimal 0,78 meter/ 5 tahun. Pada garis pantai tahun 2009-2014 terjadinya perubahan karena abrasi dengan perubahan maksimal sebesar -41,79 meter/5 tahun, selain itu ada pula perubahan akibat akresi maksimal 8,65 meter/5 tahun. Sedangkan pada garis pantai tahun 2014-2019 terjadi karena abrasi dengan perubahan maksimal sebesar -17,13 meter/5 tahun, dan akresi maksimal 10,15 meter/5 tahun. Dari tahun 2004-2019 garis pantai banyak mengalami abrasi karena beberapa penyebabnya seperti gempa bumi, pasang air laut dan kurangnya batu pemecah ombak, sedangkan akresi yang terjadi pada kawasan pantai terjadi karena sedimentasi pasir laut oleh kawasan pantai serta beberapa faktor pembangunan yang sedang marak dilakukan di kawasan pesisir pantai Padang Pariman untuk meningkatkan kualitas pariwisata.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jts

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Engineering Transportation

Description

Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang atau disingkat JTS ITP ini dikelola oleh Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Institut teknologi Padang, Sumatra Barat, Indonesia. JTS ITP terbit 2 (dua) kali setiap tahun yaitu pada bulan Januari dan Juli, sejak tahun 2014. Terhitung Juli 2016, ...