Berita Kedokteran Masyarakat
Vol 32, No 4 (2016)

Efek cadmium pada pekerja las bengkel knalpot di Purbalingga

Septiono Bangun Sugiharto (Departemen Perilaku Kesehatan, Lingkungan, dan Kedokteran Sosial, Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada)
Suwarso Suwarso (Departemen Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada)
Widharto Prawirohardjono (Departemen Farmakologi dan Farmakoterapi, Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2016

Abstract

Latar belakang: Pekerja pembuat knalpot bagian pengelasan perlu mendapat perhatian terhadap potensi gangguan kesehatan. Pekerja las dan Pipefitters (pekerja pada fabrikasi dan mekanik pipa-pipa logam) berpotensi terpapar logam Cadmium (Cd) melalui fume saat proses pengelasan. Cadmium menduduki urutan kedua dalam hal toksisitasnya setelah Hg, kemudian diikuti Ag, Ni, Pb, As, Cr, Sn, Zn. Penelitian ini ingin mengkaji apakah terdapat hubungan antara kandungan kadar cadmium dalam darah terhadap penurunan fungsi ginjal ditinjau dari kadar ureum dan kreatinin pada pekerja las bengkel knalpot.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan Cross sectional. Penelitian dilakukan dari bulan Mei-Juli 2015. Sampel dihitung menggunakan rumus sampel dan diperoleh sampel 36 orang. Responden yang mengikuti penelitian hingga akhir sebanyak 32 orang.Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat.Hasil: Hasil analisis bivariat menggunakan uji korelasi Spearman menunjukkan tidak ada hubungan antara Variabel Luar (umur, kebiasaan merokok, higienitas diri, masa kerja, jumlah jam kerja per minggu, penggunaan masker) dengan variabel bebas (kadar cadmium) dengan nilai Correlation coefficient (r) < 0,349. Kemudian analisis bivariat antara Variabel Bebas (Kadar Cadmium) dengan Variabel Terikat (Kadar Ureum dan Kreatinin) menggunakan uji korelasi Pearson menunjukkan tidak ada hubungan dengan nilai Correlation coefficient (r) < 0,349.Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara Variabel Luar (umur, kebiasaan merokok, higienitas diri, masa kerja, jumlah jam kerja per minggu, penggunaan masker) dengan variabel bebas (Kadar Cadmium) pada pekerja las bengkel knalpot di Kelurahan Purbalingga Lor. Tidak terdapat hubungan antara Variabel Bebas (Kadar Cadmium) dengan Variabel Terikat (Kadar Ureum dan Kreatinin) pada pekerja las bengkel knalpot di Kelurahan Purbalingga Lor.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

bkm

Publisher

Subject

Nursing Public Health

Description

Berita Kedokteran Masyarakat (BKM Public Health and Community Medicine) is a peer-reviewed and open access journal that deals with the fields of public health and public medicine. The topics of the article will be grouped according to the main message of the author. This focus covers areas and scope ...