Berita Kedokteran Masyarakat
Vol 33, No 2 (2017)

Perbedaan Respon CD4 Menggunakan Terapi Antiretroviral Berbasis Nevirapine dengan Efavirenz Pada Pasien Terinfeksi HIV di RSUD Dr. Haji Moch. Ansari Saleh Banjarmasin, Kalimantan Selatan




Article Info

Publish Date
29 Apr 2017

Abstract

Latar belakang: Penggunaan nevirapine (NVP) dan efavirenz (EFV) sebagai basis terapi antiretroviral memiliki efikasi klinis yang sama, namun berbeda efikasi virologi. Kedua obat tersebut dinyatakan mampu menekan jumlah virus dan meningkatkan jumlah CD4 pada pasien terinfeksi HIV, namun tidak diketahui manakah dari kedua obat tersebut yang memiliki respon imunologi yang lebih baik untuk meningkatkan jumlah CD4. Tujuan: Penelitian ini membandingkan respon peningkatan jumlah CD4 menggunakan terapi antiretroviral (ART) berbasis NVP dan EFV pada pasien terinfeksi HIV. Metode: Penelitian dengan desain retrospective cohort study. Data penelitian diperoleh dari rekam medis pasien terinfeksi HIV di RSUD Dr. Haji Moch. Ansari Saleh Banjarmasin, dari Desember 2004 sampai Januari 2015. Pasien dianalisis adalah pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Dilakukan pengukuran peningkatan jumlah CD4 ≥25%. Hasil: Seratus limabelas pasien (115) memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, terbagi atas 66 pasien menerima ART berbasis NVP (47 pasien mengalami peningkatan CD4 ≥25%, 1 pasien meninggal dunia), dan 49 pasien menerima ART berbasis EFV (33 pasien mengalami peningkatan jumlah CD4 ≥25%). RR ART berbasis NVP terhadap ARV berbasis EFV adalah 1,08 (CI 95% 0,85-1,38; p>0,05). Rerata peningkatan CD4 dari baseline pada masing-masing kelompok berbeda signifikan (p<0,05), tetapi perbandingan rerata perubahan absolut CD4 pada kedua kelompok tidak berbeda signifikan (p>0,05). Waktu yang dibutuhkan untuk meningkatkan jumlah CD4 ≥25% adalah 12 bulan setelah terapi menggunakan basis NVP (CI 95% 6,62-17,38), dan 11 bulan setelah terapi menggunakan basis EFV (CI 95% 8,50-13,50). Tidak terdapat perbedaan bermakna pada waktu yang dibutuhkan meningkatkan jumlah CD4 ≥25% (p>0,05). Kesimpulan: Baik penggunaan ART berbasis NVP, ataupun berbasis EFV mampu meningkatkan jumlah CD4 dari baseline secara siginifikan, namun tidak terdapat perbedaan peningkatan rerata jumlah CD4 secara bermakna antara kedua kelompok basis terapi ARV.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

bkm

Publisher

Subject

Nursing Public Health

Description

Berita Kedokteran Masyarakat (BKM Public Health and Community Medicine) is a peer-reviewed and open access journal that deals with the fields of public health and public medicine. The topics of the article will be grouped according to the main message of the author. This focus covers areas and scope ...