Latar Belakang: Kanker serviks menduduki urutan tertinggi di negara berkembang dan berada pada urutan ke 10 di negara maju atau urutan ke 5 secara global. Di Indonesia, kanker serviks menduduki urutan pertama dari 10 kanker terbanyak yang ditemukan di 13 laboratorium patologi anatomi di Indonesia. Data Riskesdas (2013) menunjukkan, Yogyakarta merupakan salah satu provinsi dengan prevalensi kanker serviks tertinggi yaitu 1,5‰. Faktor risiko kanker serviks umumnya terkait dengan aktivitas seksual, sosial ekonomi rendah, hygiene serta penggunaan kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian kanker serviks di RSUP Dr. Sardjito Daerah Istimewa Yogyakarta.Metode: Studi case control dilakukan pada bulan Juli-Oktober 2016. Kasus adalah pasien yang menderita kanker serviks berdasarkan diagnosis dokter , dan kontrol adalah pasien yang tidak menderita kanker serviks. Pengambilan sampel dengan teknik consecutive sampling. Data dianalisis dengan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil: Sebanyak 105 kasus dan 105 kontrol dilibatkan dalam penelitian ini. Faktor yang berhubungan dengan kejadian kanker serviks di RSUP Dr. Sardjito Daerah Istimewa Yogyakarta adalah variabel usia pertama kali berhubungan seksual ≤ 20 tahun dengan aOR sebesar 2,41 (95% CI = 1,35-4,29; p = 0,003) dan penggunaan kontrasepsi jenis oral/pil dengan aOR sebesar 3,40 (95% CI = 1,46-7,92; p = 0,004), sedangkan jumlah pasangan,paritas, pembalut, sirkumsisi dan merokok tidak berhubungan dengan kejadian kanker serviks di RSUP Dr. Sardjito Daerah Istimewa Yogyakarta.Kesimpulan: Bagi wanita yang belum aktif seksual dapat melakukan vaksinasi HPV. Menggunakan kondom ketika berhubungan seksual. Bagi wanita usia 30-49 tahun (aktif seksual) diharapkan untuk dapat mengikuti program deteksi dini kanker serviks dengan metode inspeksi visual asam asetat (IVA) yang sekarang bisa dilakukan di puskesmas. Menjalankan pemeriksaan papsmear minimal 1 kali dalam setahun.Kata Kunci: kanker serviks, case control, Yogyakarta
Copyrights © 2017