Berita Kedokteran Masyarakat
Vol 33, No 10 (2017)

Perancangan Prototipe Case Based Reasoning Untuk Mendukung Keputusan Rujukan Kehamilan di Puskesmas Kabupaten Timor Tengah Utara Provinsi Nusa Tenggara Timur




Article Info

Publish Date
08 Jun 2017

Abstract

Latar belakangAngka komplikasi kebidanan di kabupaten Timor Tengah Utara tercatat 1024 kasus dari 1236 perkiraan ibu hamil dengan komplikasi kebidanan atau sebesar 82,9% pada tahun 2015. Belum semua puskesmas dan petugas kesehatan menerapkan pedoman manual rujukan kehamilan. Diperlukan pemanfaatan perkembangan teknologi berbasis komputer yang memiliki kemampuan untuk mendukung suatu keputusan rujukan kehamilan, serta memperkuat pedoman manual rujukan kehamilan.TujuanTujuan dalam penelitian ini adalah merancang  prototipe case based reasoning untuk mendukung keputusan rujukan kehamilan di puskesmas Kabupaten Timor Tengah Utara Provinsi Nusa Tenggara TimurMetodeJenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan action research menggunakan tahap pengembangan prototipe meliputi identifikasi kebutuhan, rancangan prototipe, ujicoba dan evaluasi penilaian. HasilPerancangan sistem prototipe dibangun melalui beberapa proses diantaranya menggambarkan  diagram konteks, membuat diagram alir data, merancang diagram relasi entitas, menyusun representasi pengetahuan dan membuat menu sistem. Menu konsultasi merupakan menu interaksi antara pengguna dengan sistem inferensi penalaran berbasis kasus. Di dalam menu konsultasi terjadi proses aliran data analisa, perhitungan dan output kasus terpilih. Proses ini terjadi saat pengguna melakukan konsultasi dengan cara memilih gejala yang cocok sesuai hasil pemeriksaan pasien. Mesin inferensi akan melakukan retrieval atau penelusuran kelompok gejala kasus lama untuk mencocokkan dengan gejala kasus baru. Hasil output perhitungan kemiripan berupa kasus terpilih yang memungkinkan penggunaan ulang solusi kasus lama untuk menangani kasus baru. Pada tahap ini pengguna dapat mengambil keputusan suatu kasus dari hasil kasus terpilih. KesimpulanPengguna di puskesmas merasa terbantu dengan sistem penalaran berbasis kasus yang dapat digunakan sebagai petunjuk diagnosa dan solusi penanganan kasus. Hasil ujicoba prototipe memberikan penilaian yang positif dan pengguna mempunyai minat untuk menggunakan sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan rujukan kehamilan di puskesmas. Kata kunci : Prototipe, Penalaran berbasis kasus, Gejala, Rujukan kehamilan.  The design of a prototyped case based reasoning (CBR) to support pregranancy referral decision in Puskesmas Timor Tengah Utara of Nusa Tenggara Timur Province Background            The number of midwifery complications in Timor Tengah Utara Regency is noted 1024 of 1236 pregnant mother estimation cases with midwifery complication or 82.9% in 2015. Not all Puskesmas (Society Health Centres) apply pregnancy refferal manual orientation. It requires the use of computer-based technological development that provides competence to support a pregnancy refferal decision and strenghtens pregnancy refferal manual orientation. Objective            The objective of this research is to design case based reasoning prototype to support the decision of pregnancy refferal decision at Puskesmas of Timor Tengah Utara Regency, Nusa Tenggara Timur Province. MethodThe research type which is utilized is qualitative research using action research approach. It uses prototype development steps which involves need identification, prototype design, trial and assessment evaluation. ResultThe design of prototype system is built through some processes, among them are to draw context diagram, make data flow diagram, design entity relationship diagram, organize knowledge representation and make system menu. Consultation menu is an interaction menu between the user and case-based reasoning inference system. In the consultation menu, the processes of analysis data flow, case calculation and output are selected.  These processes occurs when the user performs consultation by selecting the symptom which is appropriate with patients’ monitoring result. Inference machine will perform retrieval or old case symptom group investigation to adjust it with the new case symptom. The output result of similarity calculation in form of selected case which enables the resuse of old case solution to handle new case. On this stage, the user is able to take decision of a case from the selected case result. Conclusion            The users at Puskesmas perceive that they are assisted with case-based reasoning system that can be used as a diagnosis direction and case handling solution. The result of prototype trial provides positive assessment and the user has an interest to use it as an instrument to take a decision on pregnancy refferal at Puskesmas. Keywords: Prototype, Case-based reasoning, Sympton, Pregnancy refferal

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

bkm

Publisher

Subject

Nursing Public Health

Description

Berita Kedokteran Masyarakat (BKM Public Health and Community Medicine) is a peer-reviewed and open access journal that deals with the fields of public health and public medicine. The topics of the article will be grouped according to the main message of the author. This focus covers areas and scope ...