Latar Belakang: Perilaku seksual pranikah merupakan salah satu masalah kesehatan yang terjadi pada remaja. Ada banyak faktor yang menyebabkan remaja melakukan perilaku seksual pranikah seperti usia pubertas dan citra tubuh. Remaja dengan usia pubertas lebih awal cenderung lebih beresiko melakukan perilaku seksual pranikah dibandingkan remaja dengan usia pubertas terlambat. Remaja dengan citra tubuh yang tinggi akan merasa puas dengan penampilannya sehingga lebih cenderung untuk terlibat dalam perilaku seksual pranikah.Tujuan: Mengetahui hubungan usia pubertas dan citra tubuh dengan perilaku seksual pranikah pada remaja putri di Yogyakarta.Metode Penelitian: Penelitian observasional dengan rancangan cross-sectional menggunakan pendekatan kuantitatif dan kulitatif. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 206 siswi Sekolah Menengah Kejuruan di Yogyakarta dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling.Hasil: Sebesar 28,16% responden berisiko melakukan perilaku seksual pranikah. Usia pubertas serta citra tubuh tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku seksual pranikah pada remaja p>0,05. Media informasi dan teman sebaya memberi pengaruh paling besar terhadap hubungan usia pubertas dengan perilaku seksual pranikah. Media informasi memberi pengaruh paling besar terhadap hubungan citra tubuh dengan perilaku seksual pranikah.Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara usia pubertas dengan perilaku seksual pranikah pada remaja. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara citra tubuh dengan perilaku seksual pranikah pada remaja.
Copyrights © 2018