Purpose: Kejadian cedera akibat kecelakaan sepeda motor lebih tinggi pada responden dengan karakteristik demografi umur < 45 tahun (69,7), berjenis kelamin laki-laki (54,3%), status kawin (51,9%), tingkat pendidikan tinggi (59,3%), bekerja (57,3%), lokasi tinggal di perkotaan (80%) dan dengan status ekonomi menengah ke atas (26,4%). Umur memiliki hubungan yang signifikan dengan p-value 0,04, sedangkan jenis kelamin (p-value 0,27), status perkawinan (p-value 0,27), tingkat pendidikan (p-value 0,35), jenis pekerjaan (p-value 0,52), lokasi tinggal (p-value 0,64 dan status sosial ekonomi (p-value 0,19 – 1,98) tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan status cedera. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara umur dan status cedera dimana kelompok umur ≥ 45 tahun lebih berisiko 1,7 kali dibanding kelompok umur < 45 tahun.Method:Results:Conclusion:
Copyrights © 2018