INTISARIIsraini Susanti 1), Yayi Suryo Prabandari 2)Latar Belakang : Instansi pemerintahan merupakan tatanan yang ditetapkan dalam kawasan tanpa rokok (KTR). Pegawai negeri sipil merupakan panutan di masyarakat untuk memberikan contoh yang baik dalam berperilaku yang memiliki kewajiban untuk menaati peraturan atau kebijakan yang dibuat oleh pemerintah termasuk peraturan kawasan tanpa rokok (KTR). Selain itu, diperlukan adanya kepatuhan dan asertivitas dari pegawai dalam penerapan kawasan tanpa rokok (KTR) di tempat kerja agar penerapan kawasan tanpa rokok di tempat kerja dapat berjalan dengan optimal.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kepatuhan dan asertivitas pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Sleman dan Kabupaten Kulon Progo pada penerapan kawasan tanpa rokok (KTR).Metode : Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah pegawai negeri sipil (PNS) di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Kabupaten Kulon Progo sebanyak 162 pegawai pada 25 SKPD dan Sleman sebanyak 174 pegawai pada 26 SKPD Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik multistage random sampling. Instrumen penelitian diukur menggunakan kuesioner, selain itu juga dilakukan observasi dan wawancara untuk menunjang penelitian. Analisis yang digunakan adalah univariabel, bivariabel (independent t-test dan Mann-Whitney) dan multivariabel dengan (regresi linear) dengan taraf signifikansi p < 0,05.Hasil penelitian : Hasil uji independent t-test dan Mann-Whitney menunjukkan ada perbedaan pengetahuan terhadap penerapan perda KTR di Kulon Progo (62,96%) dan di Sleman (96,55%) dengan nilai p =0,000, sikap di Kulon Progo (48,15%) dan di Sleman (40,22%) dengan nilai p = 0,003 dan ada perbedaan sosialisasi terhadap penerapan perda KTR di Kulon Progo (60,49%) dan di Sleman (39,66%) dengan nilai p = 0,000. Hasil uji regresi linear menunjukkan bahwa faktor yang dominan mempengaruhi kepatuhan adalah sikap dan status merokok merupakan faktor yang dominan mempengaruhi asertivitas PNS.Kesimpulan : Ada perbedaan pengetahuan, sikap dan sosialisasi pada pegawai negeri sipil di Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Sleman. Tidak ada perbedaan sikap, status merokok, kepatuhan, asertivitas, aksesibilitas dan rekan kerja merokok pada pegawai negeri sipil di Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Sleman. Kata kunci : rokok, kawasan tanpa rokok (KTR), pegawai negeri sipil, kepatuhan, asertivitas 1). Minat utama Perilaku dan Promosi kesehatan, Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada2). Departemen Perilaku Kesehatan , Lingkungan dan Kedokteran Sosial, Fakultas kedokteran Universitas Gadjah Mada
Copyrights © 2018