Tujuan: Mengeksplorasi persepsi faktor yang mempengaruhi safe handling precaution dengan menggunakan teori Health Belief Model (HBM). Metode: Penelitian kualitatif dengan desain studi kasus observasional danlandasan teori health belief model. informan utama 12 perawat di instalasi rawat inap (6 perawat di instalasi penyakit dalam dan 6 di pusat rawat inap pelayanan kemoterapi). Keabsahan data menggunakan triangulasi, observasi ketersediaan alat pelindung diri, peer debriefing dan debriefer. Analisa data menggunakan model colaizzi.Hasil: Persepsi penghambat dari faktor internal dan eksternal. Persepsi faktor pendukung berupa iklim keselamatan kerja dan budaya kerja..Kesimpulan: Kurangnya ketersediaan APD, beban kerja tinggi, tindakan tergesa-gesa, kurangnya pengetahuan bahaya paparan kemoterapi merupakan faktor yang dapat mempengaruhi safe handling precaution. Diperlukan peran institusi kesehatan untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja pada perawat di pelayanan kemoterapi.
Copyrights © 2018