Tujuan: Penyakit tidak menular (PTM) menjadi penyebab utama kematian secara global. Berdasarkan 10 penyakit terbesar di Puskesmas Helvetia tahun 2016, tercatat rematik berada di urutan ketiga (11416 kasus), hipertensi di urutan keempat (10502 kasus) dan diabetes mellitus di urutan kelima (8160 kasus). Posbindu PTM menjadi salah satu strategi penting dalam mengendalikan trend penyakit tidak menular yang terus meningkat. Cakupan kegiatan Posbindu PTM di wilayah Puskesmas Helvetia tahun 2016 sangat rendah yaitu dibawah 1%. Tujuan penelitian adalah untuk menjelaskan pengaruh karakteristik organisasi (perilaku petugas kesehatan, perilaku kader, fasilitas pelayanan, kegiatan Posbindu PTM) terhadap pemanfaatan POSBINDU PTM di wilayah Puskesmas Helvetia. Metode: Jenis penelitian adalah penelitian survai dengan tipe explanatory research. Sampel berjumlah 100 orang yang diambil dengan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan uji regresi linear berganda pada taraf uji nyata α=5%. Hasil: Perilaku petugas kesehatan (p value= 0,000), perilaku kader (p value= 0,000), fasilitas pelayanan (p value= 0,000) berpengaruh terhadap pemanfaatan Posbindu PTM, sedangkan kegiatan Posbindu PTM (p value= 0,413) tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan Posbindu PTM. Diperkirakan perilaku petugas kesehatan mempunyai kontribusi yang paling besar (0,636) terhadap pemanfaatan POSBINDU PTM. Kemampuan variabel perilaku petugas kesehatan, perilaku kader dan fasilitas pelayanan untuk menjelaskan pemanfaatan POSBINDU PTM sebesar 91%. Secara umum pemanfaatan POSBINDU PTM akan semakin meningkat apabila perilaku petugas kesehatan, perilaku kader dan fasilitas pelayanan ditingkatkan. Simpulan: Disarankan dalam peningkatan upaya pencegahan dan penanggulangan PTM agar membentuk Posbindu PTM di setiap kelurahan di wilayah puskesmas Helvetia, petugas kesehatan diharapkan lebih ramah, sigap, perhatian dalam melayani masyarakat di Posbindu PTM, memberikan pelatihan terhadap kader Posbindu PTM, melengkapi sarana dan prasarana untuk mendukung pelaksanaan Posbindu PTM dan menerapkan sistem lima meja agar kegiatan Posbindu PTM dapat berjalan lebih teratur dan efisien.
Copyrights © 2018