Berita Kedokteran Masyarakat
Vol 34, No 5 (2018): Proceedings the 3rd UGM Public Health Symposium

Strategi kepala puskesmas mengoptimalkan work engagement bidan desa di wilayah pedesaan Kabupaten Pati (pengalaman di Puskesmas Gabus I)

Nadia Syukria (Health Policy Management, Universitas Gadjah Mada)
Teguh Waluyo (Puskesmas Gabus I Kabupaten Pati)



Article Info

Publish Date
01 Aug 2018

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan strategi kebijakan dan langkah konkreat yang diambil kepala puskesmas untuk mengoptimalkan work engagement bidan desa dalam program kesehatan ibu dan anak, yang dalam hal ini berfokus pada program post natal care. Penelitian kualitatif ini menggunakan teknik pengambilan data observasi partisipasi bidan desa Puskesmas Gabus I dan wawancara mendalam dengan kapus serta pihak-pihak terkait. Kepala puskesmas memberikan keleluasaan dan kewenangan penuh namun bersyarat kepada bidan desa dalam mengelola ANC, PNC dan program lain terkait kesehatan ibu. Hasil strategi tersebut melahirkan inisiatif bidan desa seperti memiliki peralatan tambahan di poskesdes/polindes selain standar yang ditentukan, membentuk whatsapp group bagi bumil dan bufas, dan terjalin kerjasama yang kuat dengan pemerintahan desa dan warga setempat. Kapus memposisikan semua bidan desa sebagai partner kerja dengan perlakuan sama namun tetap berdasar asas keadilan. Sesama bidan desa bekerjasama dan bahu membahu melayani masyarakat tanpa adanya persaingan dan perselisihan, nilai tertinggi work engagement bidan desa terletak pada kenyamanan bekerja dan dukungan dari pimpinan meskipun masing-masing personal finansial tidak tercukupi. Bentuk monitoring dan evaluasi yang dilakukan kapus terhadap bidan desa selain dari laporan juga dilakukan sidak pada masyarakat tanpa atau dengan diketahui bidan desa, pemantauan kegiatan menggunakan chat maupun video call secara pribadi dan apabila bidan desa mendapat masalah, kapus tidak hanya menjadi juri namun juga memposisikan diri sebagai tim untuk menemukan solusi. Berdasarkan data yang dihimpun, dalam sepuluh tahun terakhir kejadian kematian ibu baik pada masa hamil, melahirkan maupun nifas hanya terdapat satu atau dua kasus saja dan lebih sering nol kasus kematian ibu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dukungan, kerjasama dan strategi kebijakan kepala puskesmas yang tepat menjadi salah satu faktor utama mendorong work engagement bidan desa dalam menyelesaikan tanggungjawab dan mengoptimalkan kinerja. Implikasi praktis dari work engagement tersebut adalah pelayanan PNC yang optimal sehingga kesehatan ibu dan bayi terpantau sejak dini dan berkelanjutan.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

bkm

Publisher

Subject

Nursing Public Health

Description

Berita Kedokteran Masyarakat (BKM Public Health and Community Medicine) is a peer-reviewed and open access journal that deals with the fields of public health and public medicine. The topics of the article will be grouped according to the main message of the author. This focus covers areas and scope ...