Berita Kedokteran Masyarakat
Vol 33, No 11 (2017): Proceedings of the 2nd UGM Public Health Symposium

Mengatasi krisis air bersih dengan pembentukan kampung iklim dan model desa konservasi: sebuah studi di Provinsi Jawa Barat

Arda Dinata (Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan, Universitas Gadjah)



Article Info

Publish Date
12 Nov 2017

Abstract

Keberadaan air berperan penting bagi makhluk hidup termasuk manusia. Mengkonsumsi air tidak layak minum mengakibatkan pertumbuhan fisik 37,2% penduduk Indonesia tidak maksimal. Sebab, konsumsi air tak layak minum menjadi salah satu penyebab diare. Cakupan layanan air bersih Provinsi Jawa Barat tahun 2013 baru mencapai 60,68%. Sedangkan target tahun 2018 sebesar 92,5%. Jadi, ada deviasi pengelolaan air bersih. Bila dibiarkan akan berdampak pada water borne disease. Studi ini bertujuan memberikan berbagai alternatif dalam memecahkan masalah terkait krisis air bersih di Provinsi Jawa Barat. Data diperoleh dari studi literatur, wawancara dan laporan ahli. Metode analisis adalah deskriptif. Perubahan iklim berdampak pada adanya cuaca ektrem. Sebagai negara kepulauan, Indonesia sangat rentan terhadap dampak ganda perubahan iklim. Ini tantangan baru untuk disinergikan dalam pembangunan nasional. Faktor terkait perubahan iklim pada ketahanan pangan, yaitu: curah hujan, temperatur, produksi beras, serta aspek akses terhadap pangan. Perubahan iklim berpengaruh pada kenaikan temperatur, curah hujan, dan permukaan air laut; ketahanan pangan; kekurangan air bersih; dan meningkatnya penyakit tular vektor. Sebagai solusi mengatasi krisis air di Jawa Barat dapat melalui dua pendekatan, yaitu: (1) Pendekatan kampung iklim, berupa: pengendalian kekeringan, banjir dan longsor; peningkatan ketahanan pangan; penanganan atau antisipasi kenaikan muka air laut; pengendalian penyakit terkait iklim (pengendalian vektor, sistem kewaspadaan dini, sanitasi dan air bersih). (2) Penciptaan desa konservasi, berupa kegiatan: rehabilitasi hutan & lahan partisipatif; pengembangan ekonomi; menyelamatkan lahan untuk mata air; pembentukan desa wisata untuk pengembangan ekonomi; dan penanaman pohon endemik.Kata kunci: krisis air bersih, kampung iklim, desa konservasi, perubahan iklim.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

bkm

Publisher

Subject

Nursing Public Health

Description

Berita Kedokteran Masyarakat (BKM Public Health and Community Medicine) is a peer-reviewed and open access journal that deals with the fields of public health and public medicine. The topics of the article will be grouped according to the main message of the author. This focus covers areas and scope ...