Bermula dari kebutuhan puskesmas yang memiliki jenis pencatatan dan pelaporan yang sangat bervariasi dan banyak, oleh karenanya diperlukan sebuah sarana pencatatan dan pelaporan digital. Untuk mempersiapkan hal tersebut dibentuklah tim yang akan menjalankan kegiatan. Selanjutanya tim melakukan studi banding, menyiapkan konsep database yang sesuai dengan kondisi. Harapannya aplikasi yang akan dirancang ini mandiri secara internal. Langkah berikutnya melatih tim belajar Microsoft Acces 2003 sebagai pilihan saat itu. Pelatihan ini didesain menghasilkan aplikasi, jadi saat praktek langsung menyiapkan tabel, query dan form baik untuk input maupun output. Proses pelatihan berjalan selama 3 bulan dengan hasil sebuah aplikasi SIMPUSTA. Aplikasi mulai diimplemetasikan pada 5 puskesmas pada tahun 2006 sampai dengan tahun 2015. Tahun 2016 melakukan perubahan kebijakan memakai SIKDA GENERIK 1.4, namun setelah tahun pertama digunakan masih belum memenuhi harapan dinas kesehatan maupun puskesmas. Dari evaluasi Tim SIK dan Kepala Dinas serta Kepala Bidang terhadap pelaksanaan SIKDA GENERIK 1.4, perlu dilakukan perbaikan system baik konten maupun koneksi dan kesulitan untuk mengakses menu laporan sesuai kebutuhan yang belum tersedia. Karena proses penanganan Pusdatin sangat lambat, kepala dinas kesehatan mengarahkan perlu mendesain ulang Versi Tulungagung seperti pada masa awal SIMPUSTA. Maka tim mulai bekerja dengan berbekal SK Kepala Dinas Kesehatan Nomor 188/4/23/103/2018 tentang TIM Pengelola Sistem Informasi Kesehatan.
Copyrights © 2019