Latar Belakang: Para ahli kesehatan juga menyebutkan diabetes mellitus merupakan penyakit yang terpaut kromosom sex atau kelamin. Biasanya kaum laki-laki menjadi penderita sesungguhnya sedangkan kaum perempuan sebagai pihak yang membawa gen untuk diwariskan kepada anak-anaknya. Banyaknya penderita diabetes mellitus dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah faktor usia, keturunan (genetika), obesitas dan kebiasaan merokok. Tujuan: untuk mengetahui hubungan faktor risiko (usia, keturunan, obesitas, kebiasaan merokok) dengan kejadian diabetes mellitus di Puskesmas Dasan Tapen Kabupaten Lombok Barat. Metode: desain penelitian adalah penelelitian survey dengan pendekatan cross sectional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Tekhnik pengambilan sample yang digunakan yakni accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 52 orang. Analisa data yang digunakan adalah univariat dalam bentuk narasi, tabel distribusi frekuensi dan persentase, serta bivariat menggunakan tabulasi silang dan Uji Cochran's the Mantel-Haenszel statistic. Hasil: penelitian ini menunjukkan bahwa dari 52 responden pada faktor risiko umur diperoleh nilai p = 0,047 < α 0,05 sedangkan pada faktor risiko yang lain diperoleh nilai p= 0,000 < α 0,05, umur memiliki nilai odd ratio = 8.889 yang artinya seseorang yang berumur lebih dari 40 tahun memiliki risiko 8 kali, genetika memiliki nilai odd ratio = 21.538 yang artinya seseorang yang memiliki riwayat keturunan memiliki risiko 21 kali, obesitas memiliki nilai odd ratio = 92.500 yang artinya seseorang yang mengalami obesitas memiliki risiko 92 kali, dan merokok memiliki nilai odd ratio = 23.400 yang artinya perokok memiliki risiko 23 kali. Kesimpulan: faktor usia, keturunan, obesitas, kebiasaan merokok memiliki hubungan dengan kejadian diabetes mellitus.
Copyrights © 2020