Latar Belakang : Lelaki seks lelaki (LSL) merupakan salah satu kelompok yang rentan dan beresiko tinggi tertular dan menularkan HIV/AIDS karena berkaitan dengan orientasi seksual mereka yang menyimpang. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat bagaimana program penanggulangan yang dilakukan Kota Padang dalam penurunan penularan HIV/AIDS terkait perilaku lelaki seks lelaki.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode purpossive sampling yang dilakukan di Kota Padang pada 15 orang responden. Pengumpulan data pada penelitian dilakukan melalui wawancara mendalam.Hasil : Saat ini belum ada program dan kebijakan khusus terkait perilaku LSL dan upaya yang dilakukan untuk membantu menurunan penularan HIV/AIDS masih berupa konseling VCT, pemberian kondom dan jarum suntik secara gratis, namun hal tersebut belum mampu memaksimalkan penurunan HIV/AIDS terkait perilaku LSL di Kota Padang.Kesimpulan : Program penanggulangan HIV/AIDS pada LSL secara khusus belum ada dan masih tergabung pada program HIV/AIDS secara umum. Kata Kunci : LSL, HIV/AIDS, Program Kota PadangDaftar Pustaka : 71 (1998 - 2019 ) AN ANALYSIS ON GOVERNMENT PROGRAM OF PADANG IN REDUCING THE HIV/AIDS TRANSMISSION BETWEEN MEN-SEX -MEN BEHAVIOR IN PADANG CITY 2020 By : DIAN PARAMITHA ASYARI (1820322017) ( Supervised by : dr. Hardisman, MHID, Dr.PH and Dr. dr. Yuniar Lestari, M.Kes, FISPH, FISCM ) ABSTRACT Background : Man who have sex with men (MSM) are one of the groups whom are vulnerable and at high risk of contracting and transmitting HIV / AIDS due to their deviant sexual orientation. The purpose of this study is to see how the prevention program is carried out by Padang City in reducing the HIV / AIDS transmission of male sex behavior.Method : This research was a qualitative research design with a purposive sampling conducted in the city of Padang on 15 respondents. The data in this research collected out through in-depth interviews.Result: Currently there are no specific programs and policies related to MSM behavior and the efforts made to help reducing HIV / AIDS transmission are still in the form of VCT counseling, free provision of condoms and syringes, but this has not been able to maximize the reduction of HIV / AIDS related to MSM behavior in the city Padang.Conclusion: The HIV / AIDS program for MSM in particular is yet to be created and and the existing program only in form of HIV / AIDS program in general. Keywords: MSM, HIV / AIDS, Padang City ProgramBibliography: 71 (1998 - 2019)
Copyrights © 2020