Pembangunan pariwisata berkelanjutan mendorong pemberdayaan serta keterlibatan perempuan secara efektif dalam pengembangan pariwisata dimana hal tersebut selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan nomor lima yaitu kesetaraan gender. Namun, masih ditemukan isu gender di beberapa destinasi yang menjunjung tinggi nilai tradisional yang membatasi pelaku industri wisata perempuan yakni kesenjangan gaji/upah, pembatasan partisipasi politik atau pembatasan dalam bersuara, stereotip gender dan diskriminasi gender. Pemberdayaan dan keterlibatan perempuan dalam industri pariwisata dinilai dari sejauh mana perempuan terberdayakan secara psikologis, politik dan sosial. Pelaku industri pariwisata perempuan yang terberdayakan dan aktif terlibat dapat menjadi suatu keuntungan bagi destinasi wisata dalam menarik pasar wisatawan perempuan.
Copyrights © 2022