Penelitian ini bermaksud untuk menemukan hubungan dan pengaruh antara pelayanan ibadah raya secara virtual terhadap spiritualitas jemaat berdasarkan Matius 18:20, dengan menggunakan desain esequential explanatory dan metode penelitian kuantitatif. Tema-tema yang ditemukan adalah bahwa: 1) Ibadah bukan tentang tempat dan waktu, tetapi kehadiran Allah; 2) Ibadah bukan tentang jumlah yang besar, tetapi keintiman persekutuan dengan Allah dan sesama; 3) Ibadah bukan tentang kehadiran orang yang memiliki status agamawi, tetapi orang percaya; 4) Ibadah bukan berpusat pada manusia, tetapi Firman-Nya; 5) Ibadah bukan tentang nama pribadi atau instansi, tetapi nama Allah; 6) Ibadah dapat bertahan bukan dengan kekuatan manusia, tetapi kekuatan Allah. Penelitian ni direkomendasikan kepada gembala jemaat, rohaniwan dan pelayan dengan latar belakang teologi, majelis, pengerja, pengurus gereja serta jemaat yang sedang mengikuti ibadah raya secara virtual di masa pandemi.
Copyrights © 2021