Situasi keagamaan di Indonesia belakangan ini mempertontonkan intoleransi. Ketika agama yang sakral dicampur adukan dengan politik yang profan akan memunculkan sisi pseudomis yang diejawantahkan dalam tindakan umat yang menyebut dirinya beragama. Kesakralan dan nilai-nilai regulitas agama menjadi ternoda dan mekanisme demokrasi politik menjadi tak sehat. Fenomena meluasnya semangat intoleransi yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia yang digaungkan oleh sekelompok ormas intoleran berhilir pada pertanyaan masihkan ideologi Pancasila dan gerakan antiradikalisme menjadi solusi.
Copyrights © 2019