Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model Problem Based Learning berbantuan eksperimen terhadap kemampuan pemecahan masalah fisika pada materi pokok besaran dan pengukuran siswa kelas X SMA Kemala Bhayangkari 1 Medan. Jenis penelitian adalah quasi eksperiment dengan desain penelitian two group pretespostes, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X-MIA SMA Kemala Bhayangkari 1 Medan sebanyak 90 siswa yang terdiri dari 3 kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan memilih 2 kelas sebagai sampel maka diperoleh kelas X-2 berjumlah 30 siswa sebagai kelas eksperimen yang diajar dengan model Problem Based Learning dan kelas X-3 berjumlah 30 siswa sebagai kelas kontrol dengan model Direct Interaction. Instrumen yang digunakan adalah tes dalam bentuk essay test sebanyak 8 soal yang sebelumnya telah diuji cobakan kepada kelas XI untuk melihat validitas soal, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda soal. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal dan homogen. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen adalah 38,75 dan kelas kontrol adalah 39,92. Dari uji t dua pihak, nilai pretes kedua kelas dapat disimpulkan mempunyai kemampuan awal yang sama. Kemudian diberikan perlakuan yang berbeda, dan diakhir pembelajaran dilakukan postes, diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 80,33 dan nilai rata-rata kelas kontrol adalah 71,94. Dari uji t satu pihak, diperoleh kesimpulan bahwa ada pengaruh yang signifikan model Problem Based Learning berbantuan eksperimen terhadap kemampuan pemecahan masalah fisika pada materi pokok besaran dan pengukuran siswa kelas X SMA Kemala Bhayangkari 1 Medan.
Copyrights © 2019