Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswaMembuat Kue Patiseri Kontinental yang diajar dengan strategi pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan hasil belajar Membuat Kue Patiseri Kontinental yangdiajar dengan strategi pembelajaran kooperatif tipe STAD; perbedaan hasil belajarsiswa Membuat Kue Patiseri Kontinental yang mempunyai Minat Berwirausahatinggi dengan siswa yang mempunyai Minat Berwirausaha rendah; dan interaksiantara strategi pembelajaran dengan Minat Berwirausaha terhadap hasil belajarMembuat Kue Patiseri Kontinental siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMKNegeri 8 Medan pada kelas XI Boga-B sebanyak 32 orang dan kelas XI Boga-Csebanyak 35 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengumpul data adalah teshasil belajar, lembar pengamatan dan angket Minat Berwirausaha. Metodepenelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain penelitian faktorial 2 x 2. Teknik analisis data menggunakan ANAVA pada taraf signifikan = 0,05. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa MembuatKue Patiseri Kontinental yang diajar dengan strategi pembelajaran kooperatif tipeJigsaw lebih tinggi daripada hasil belajar siswa Membuat Kue Patiseri Kontinental yang diajar dengan strategi pembelajaran kooperatif tipe STAD, terdapatperbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa Membuat Kue PatiseriKontinental yang mempunyai Minat Berwirausaha tinggi dengan siswa yangmempunyai Minat Berwirausaha rendah, dan terdapat interaksi antara strategipembelajaran dan Minat Berwirausaha terhadap hasil belajar Membuat KuePatiseri Kontinental siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategipembelajaran kooperatif tipe Jigsaw lebih baik diajarkan kepada siswa yangmempunyai Minat Berwirausaha tinggi dan strategi pembelajaran kooperatif tipeSTAD lebih baik digunakan kepada siswa yang mempunyai Minat Berwirausaharendah dan terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan MinatBerwirausaha rendah.
Copyrights © 2012