DISKURSUS Jurnal Filsafat dan Teologi
Vol. 12 No. 1 (2013): Diskursus - Jurnal Filsafat dan Teologi STF Driyarkara

Pandangan Johann Baptist Metz Tentang Politik Perdamaian Berbasis Compassio

Paul Budi Kleden (Collegio Verbi Divini, Via de Verbiti 1, I-00154 Roma)



Article Info

Publish Date
22 Apr 2013

Abstract

Abstract: The plurality of cultures and religions is one of the most difficult challenges our world has to face at present. Tensions in various forms have become daily news, which puts into question our ability and willingness to share this planet earth as our common place to live together. There is not only a need to develop the best strategy to live together, but also to find fundamental arguments for conviviality. This article presents the ideas of Johann Baptist Metz, a German theologian, on a politic based on compassion. Memoria passionis, remembering the suffering, especially that of others, is the basis for constructing a new politics of peace. Keywords: Politics, compassion, plurality, victim, suffering, memory. Abstrak: Salah satu dari tantangan terbesar yang sedang dihadapi masyarakat dunia dewasa ini adalah ketidaksanggupan berbagai kelompok untuk menanggapi pluralitas kebudayaan dan agama. Kemajemukan bukanlah realitas baru. Yang baru adalah intensitas pengalaman kemajemukan itu. Berbagai ketegangan hingga konflik berdarah menjadi berita harian yang mempertanyakan kemampuan dan kesediaan kita untuk berbagi hidup di atas bumi ini dengan orang-orang yang berbeda budaya dan agama. Menghadapi masalah ini, kita tidak hanya perlu mengembangkan strategi yang paling baik untuk dapat hidup bersama secara damai dan adil, tetapi juga membutuhkan pengembangan argumen-argumen yang memberikan pendasaran bagi strategi tersebut. Artikel ini hendak memperkenalkan pandangan Johann Baptist Metz, seorang teolog berkebangsaan Jerman, tentang politik yang berbasiskan compassio. Memoria passionis, mengenang penderitaan, khususnya penderitaan orang lain, merupakan dasar untuk membangun sebuah politik perdamaian bagi dunia. Kata-kata Kunci: Politik, compassio, pluralitas, korban, penderitaan, kenangan.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

diskursus

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Founded in 2002 DISKURSUS is an academic journal that publishes original and peer-reviewed works in the areas of philosophy and theology. It also welcomes works resulting from interdisciplinary research at the intersections between philosophy/theology and other disciplines, notably exegesis, ...