Pemanfaatan bahan organik yang ada di lingkungan sekitar sebagai bahan MOL (mikroorganisme lokal) dan pupuk kotoran kelinci merupakan teknologi yang mudah, murah, ramah lingkungan serta berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji respon pertumbuhan tanaman pakcoy (Brassica chinensis L.) terhadap pemberian pupuk organik cair MOL dan pupuk kotoran kelinci. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok factorial, dengan dua faktor yang dicobakan yaitu dua jenis MOL dan pupuk kotoran kelinci. Faktor pertama terdiri dari tiga taraf perlakuan yaitu M0 = tanpa MOL (kontrol), M1 = MOL bonggol pisang 24%, M2 = MOL daun gamal 24%. Faktor kedua terdiri dari empat taraf perlakuan yaitu N0 = tahap pupuk kotoran kelinci, N1 = pupuk kotoran kelinci 10 ton/ha, N2 = pupuk kotoran kelinci 15 ton/ha, N3 = pupuk kotoran kelinci 20 ton/ha. Masing-masing perlakuan diulang 3 kali sehingga didapatkan 36 plot percobaan. Untuk mengetahui respon yang diamati dilakukan Uji Analisis Variance (ANOVA) dan apabila menunjukkan beda nyata dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman dan jumlah daun. Berdasarkan hasil analisis dapat diambil kesimpulan bahwa pemberian pupuk organik cair MOL dan pupuk kotoran kelinci tidak berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman dan jumlah daun tanaman pakcoy.
Copyrights © 2017