Tujuan jangka panjang dicapai pada penelitian ini adalah membantu petani ubi kayu dalam menemukan, menggambarkan dan menjelaskan tentang pengambilan keputusan berusahatani dalam rangka meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan. Sedangkan target khusus penelitian ini adalah petani dapat melakukan analisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi, efisiensi penggunaan biaya dan menentukan besarnya pendapatan yang diperoleh dari usahatani ubi kayu secara tepat. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode survey dengan pendekatan studi kasus pada petani ubi kayu di Desa Karanganyar. Sasaran utama adalah para petani ubi kayu di Desa Karanganyar. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Simple Random Sampling. Metode pengambilan datanya dilakukan dengan cara wawancara, pencatatan dan observasi serta data yang dikumpulkan terdiri atas data primer dan sekunder. Adapun metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan uji statistiknya menggunakan uji secara parsial dan simultan serta dihitung juga koefisien determinasinya, analisis efisiensi biaya dan analisis biaya serta pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan uji secara parsial (uji t) faktor produksi luas lahan, tenaga kerja, pupuk dan pestisida ternyata tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat produksi ubi kayu, sedangkan faktor produksi bibit tanaman berpengaruh nyata. Secara uji simultan (uji f) justru semua faktor produksi berpengaruh nyata terhadap tingkat produksi. Berdasarkan analisis penerimaan rata-rata ubi kayu diperoleh sebesar Rp. 9.069,813,-, biaya produksi rata-rata sebesar Rp. 6.331,160,- sehingga analisis pendapatan yang diperoleh sebesar Rp. 2.738,654,-. Efisiensi biaya produksi (Eb) menunjukkan efisiensi yang ditandai dengan nilai Eb>1.
Copyrights © 2017