Tepung biji durian merupakan tepung yang dihasilkan dengan memanfaatkan biji durianyang tidak dikonsumsi dan tersedia banyak saat musim durian di kabupaten Banjarnegara.Tepung mokaf merupakan tepung singkong fermentasi yang diharapkan bisa menggantikanketergantungan tepung terigu. Cookies tepung biji durian dan tepung mokaf merupakan salahsatu alternatf diversifikasi pangan berbahan lokal Banjarnegara. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui tingkat kesukaan cookies yang dihasilkan dengan substitusi tepung mokaf dantepung biji durian. Bahan utama dalam penelitian ini adalah tepung mokaf yang diperoleh dikabupaten Banjarnegara dan tepung biji durian. Penelitian dilaksanakan di laboratoriumAgroteknologi Politeknik Banjarnegara. Penelitian ini menerapkan metode penelitian eksperimendengan perbandingan mokaf 25%, 50%, 75% dan 100%. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan 3 ulangan. Selanjutnya digunakan uji lanjutan untukmengetahui ada tidaknya perbedaan yang nyata antar berbagai perlakuan dengan menggunakuji DMRT. Hasil akhir yang diperoleh dilakukan uji kesukaan atau uji hedonic dengan 20 panesemi terlatih yang terdiri dari mahasiswa, laboran dan dosen. Hasil penelitian menunjukan bahwapanelis paling suka cookies dengan komposisi 50% tepung mokaf dan 50% tepung biji duriadengan nilai rata-rata 3.0967 dengan katagori suka. Panelis paling tinggi menyukai aromacookies yang dihasilkan sebesar 2.8867 dan paling rendah 2.4167 dengan katagori agak sukaPanelis paling menyukai tekstur cookies dengan komposisi 50 % tepung mokaf dan 50 % tepunbiji durian. Penambahan tepung biji durian tidak memberikan beda nyata pada perlakuapengolahan cookies. Panelis paling menyukai rasa cookies dengan pengolahan 100 % tepunmokaf. Dari segi warna cookies yang dihasilkan panelis paling suka dengan warna cookiesdengan komposisi 100% tepung mokaf.
Copyrights © 2019