Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pencegahan dini kebakaran dalam sebuah ruangan dengan metode logika fuzzy berbasis Internet of Things (IoT). Sistem yang dibuat terdiri dari masukan berupa sensor api, sensor asap, dan sensor suhu. Pada bagian keluaran terdapat relai untuk mengaktifkan exhaust dan pompa air untuk memadamkan api. Logika fuzzy dengan metode inferensi Mamdani diterapkan sebagai algoritma pengambilan keputusan dalam menentukan tingkat pemadaman api saat terjadi potensi kebakaran. Pada sistem IoT, dirancang aplikasi pengiriman melalui Telegram sehingga dapat mengirimkan pesan peringatan kepada pengguna. Hasil pengujian sistem menunjukkan bahwa ketiga sensor dapat bekerja dengan baik dimana sensor suhu DS18B20 memiliki rata-rata kesalahan sebesar 0,1% jika dibandingkan dengan Thermometer, sensor gas MQ-5 dapat mendeteksi berbagai jenis gas, dan sensor api dapat mendeteksi titik api dengan jarak sekitar 1 m. Mikrokontroler Wemos D1 R2 melalui komunikasi jaringan WiFi dapat mengirimkan data ke web server dengan jarak 40 meter terhadap router sehingga data dapat ditampilkan pada aplikasi Telegram. Logika fuzzy dengan inferensi Mamdani dapat mendeteksi adanya potensi kebakaran dengan rata-rata kesalahan kurang dari 1% jika dibandingkan dengan hasil simulasi MATLAB.
Copyrights © 2022