Kontrasepsi hormonal merupakan salah satu metode kontrasepsi yang paling efektif dan reversible untuk mencegah terjadinya konsepsi. Dalam penggunaan metode kontrasepsi hormonal memiliki efek samping, diantaranya : perubahan pola menstruasi, kenaikan berat badan, mual, hipertensi, sakit kepala, payudara terasa penuh dan keputihan. Dalam pemakaian kontasepsi hormonal, keputihan meningkat sekitar 50% dibandingkan dengan bukan pemakai kontrasepsi hormonal, keputihan makin sering timbul dengan kadar esterogen yang lebih tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kontrasepsi hormonal jenis suntik dengan kejadian keputihan pada akseptor KB di PMB Choirul Mala Palembang. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Besar sampel adalah 30 akseptor KB suntik di PMB Choirul Mala Palembang. Hasil penelitian menunjukkan dari 30 responden, 18 responden mengalami keputihan dan 12 responden tidak mengalami keputihan. Hasil uji Chi Square (ρ = 0,005<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pemakaian kontrasepsi hormonal jenis suntik dengan kejadian keputihan pada akseptor KB di PMB Choirul Mala Palembang. Diharapkan bagi bidan agar lebih meningkatkan konseling mengenai penggunaan dan efek samping dari alat kontrasepsi hormonal suntik, dan menganjurkan untuk menjaga kebersihan alat reproduksi agar terhindar dari kejadian keputihan. Kata Kunci : kontrasepsi hormonal suntik, kejadian keputihan
Copyrights © 2022