Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan dan penyimpangan prinsip kesantunan berbahasa dalam unggahan video akun selasar Mak Beti kajian pragmatik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang merupakan penelitian analisis kebahasaan. Penelitian deskriptif adalah metode penelitian yang memfokuskan pada hasil data berupa deskripsi ataupun gambaran terhadap objek yang akan diteliti melalui data yang telah dikumpulkan terlebih dahulu tanpa adanya analisis dan kesimpulan. Sumber data dalam penelitian ini didapatkan dari akun selasar milik Mak Beti dalam beberapa postingan video yang diunggah, diambil dari dua judul “Wak Selo Bikin Wak Keling Gilak” dan “Kejutan dari Martha”. Pengumpulan data penelitian ini dengan menggunakan teknik simak dan catat serta mendokumentasikannya dalam bentuk tangkapan layar. Penyimpangan prinsip kesantunan berbahasa sebanyak 61 tuturan, yang terdiri dari penyimpangan maksim kebijaksanaan, penyimpangan maksim penerimaan, penyimpangan maksim kerendahan hati, penyimpangan maksim kesepakatan, penyimpangan maksim simpati, dan penyimpangan maksim kedermawanan. Penyimpangan Prinsip kesantunan yang paling banyak disimpangkan adalah maksim Kebijaksanaan yaitu sebanyak 11 kali.
Copyrights © 2022