Pupuk merupakan elemen utama dalam pertumbuhan tanaman, salah satu jenisnya adalah pupuk organik. Pupuk organik merupakan pupuk yang bersumber dari bagian hewan, kotoran hewan, tumbuhan yang sudah mati, atau limbah organik lainnya. Pada Desa Segoroyoso, Kecamatan Pleret terdapat banyak limbah kotoran ternak yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan dasar pembuatan pupuk organik. Pada jurnal ini akan dibahas mengenai proses pembuatan pupuk organik dengan bahan limbah ternak hasil dari kegiatan peternakan Desa Segoroyoso. Metode pembuatan pupuk organik adalah dengan menyusun bahan pembuat kompos secara berurutan yang dimulai dari bawah ke atas. Setelah 3 minggu, kotak kompos dibalik agar susunan kompos yang di bawah menjadi di atas, sehingga dapat tercampur rata. Berikutnya tahapan pembalikan kedua, kompos terlihat sudah menyerupai tanah serta kotoran sudah hancur dan tidak bau. Lalu dilakukan penyaringan dan didiamkan selama 2 minggu. Selanjutnya mengemas kompos kedalam sak plastik dan kompos siap untuk digunakan. Hasil dari pengembangan pembuatan pupuk organik menggunakan bahan dasar limbah ternak dan limbah organik membuat masyarakat memahami efektifitas proses pemanfaatan limbah ternak di Desa Segoroyoso.
Copyrights © 2022