Melihat merosotnya nilai moral manusia, mengingatkan betapa pentingnya posisi wayang sebagai kesenian dalam membantu membentuk manusia yang berkarakter. Menanggapi hal tersebut, perlu kiranya menanamkan nilai pendidikan karakter dengan becermin pada tokoh Yudistira. Penelitian ini mengambil objek cerminan nilai-nilai pendidikan karakter dari tokoh Yudistira pada lakon Sangut dadi raja. Metode dalam penelitian ini menggunakan analisis konteks, yaitu membahas sekaligus sebagai kerangka berpikir untuk mengumpulkan semua data. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan menganalisis, meringkas dan mengambarkan kondisi, situasi dari berbagai data yang di kumpulkan berupa hasil wawancara atau pengamatan. Hasil dalam penelitian ini meliputi pengertian wayang, filsafat yang terkandung dalam karakter maupun bentuk wayang Yudistira, fungsi wayang dalam tatanan kehidupan masyarakat Bali dan cerminan nilai-nilai pendidikan karakter dalam tokoh Yudistira. Dengan semua ini diharapkan dapat sebagai cerminan dan refleksi untuk membantu pembentukan manusia yang berpendidikan karakter.
Copyrights © 2021