Penelitian ini dilakukan di ruas jalan poros Baubau-Mambulu (Desa Wawoangi, Kecamatan Sampolawa, Buton Selatan) dengan mengambil total panjang sampel 1,4 km. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 10 unit pengamatan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis kerusakan apa saja yang terjadi pada ruas jalan yang diteliti serta alternatif penanganan berdasarkan kerusakan yang ada. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini dengan cara deskripsi analitis. Deskripsi berarti penelitian memusatkan pada masalah-masalah yang ada pada saat sekarang. Analitis berarti data yang dikumpulkan mula-mula disusun, dijelaskan kemudian dianalisis dengan menggunakan metode Bina Marga. Dari hasil penelitian diperoleh luas total kerusakan yang pada jalan poros Baubau-Mambulu adalah 1176,78 m2, Pengelupasan (ekfoliation) mendominasi pada ruas jalan poros Baubau-Mambulu STA 42+000 – STA 43+400 yakni sebesar 14%. Nilai presentase kerusakan jalan terhadap luas keseluruhan pada jalan tersebut dengan panjang ruas 1,4 km adalah 27,65% dengan nilai prioritas jalan adalah 11 yang berarti jalan tersebut dimasukkan dalam program pemeliharaan rutin. Adapun metode penanganan kerusakan yang digunakan yang masuk dalam kegiatan pemeliharaan rutin berupa pengaspalan (P2), Penambalan Lubang (P5) dan Penutupan retak (P3).
Copyrights © 2019