ABSTRAK Crocidolomia binotalis Zell merupakan salah satu hama penting pada tanaman kubis. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan efektivitas beberapa isolat SlNPV yaitu JTM 97c, Smtr 05B, LpNg 05A, Kalsel 10A dalam pengendalian C. binotalis pada tanaman kubis. Penelitian dilaksanakan di Balai Penelitian Aneka Tanaman Kacang dan Umbi (BALITKABI) Malang pada bulan Februari hingga bulan Mei 2014. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Data dianalisis dengan uji F, jika terdapat pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan menggunakan BNT dengan taraf 5%. Parameter pengamatan terbagi menjadi 2 yaitu, Stop feeding (berhenti makan) dan Mortalitas (kematian larva). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Isolat yang berasal JTM 97c mempunyai efektifitas daya bunuh sangat tinggi, dengan data persentase kematian larva C.binotalis yang mencapi 100%. Sedangkan isolat Smtr 05b, Lpng 05a, Kalsel 10a sama sekali tidak mempunyai daya bunuh atau sama saja dengan perlakuan Kontrol yang sama sekali tidak menggunakan Isolat SlNPV. Sehingga isolat JTM 97c berpotensi untuk dikembangkan sebagai agens hayati pengendali C. binotalis. Kata kunci: SlNPV JTM 97c, Smtr 05b, Lpng 05a, Kalsel 10a, Crocidolomia binotalis.
Copyrights © 2014