ABSTRAK Pengaruh berbagai suhu pada infektivitas SlNPV JTM 97C diamati di Laboratorium Entomologi Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi), Malang mulai dari Februari sampai April 2014. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan suhu yaitu 25, 30, 35, 40, dan 45°C. Perlakuan virus dilakukan di inkubator. Pengaruh perlakuan suhu terhadap infektivitas virus SlNPV JTM 97C diamati menggunakan parameter stop feeding dan mortalitas pada larva Crocidolomia binotalis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas stop feeding pertama yaitu pada suhu 25, 30, dan 35°C. Mortalitas terbaik larva pada virus SlNPV JTM 97C yaitu pada perlakuan suhu 25 dan 30°C dengan persentase mortalitas larva 91,66 dan 70,00%. Persentase mortalitas larva menurun pada perlakuan 35, 40, dan 45°C. Ini menunjukkan bahwa suhu maximum infektivitas menurun pada SlNPV JTM 97C, dan suhu optimal  untuk SlNPV JTM 97C adalah 25 dan 30°C.  Kata kunci: Suhu, SlNPV JTM 97C, Infektivitas, Crocidolomia binotalis
Copyrights © 2014