Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan)
Vol. 2 No. 3 (2014)

POTENSI KHAMIR SEBAGAI AGENS PENGENDALI HAYATI PATOGEN Colletotrichum sp. PADA BUAH CABAI, BUNCIS, DAN STROBERI

Anggraeni Eka Puspitasari (Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya)
Abdul Latief Abadi (Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya)
Liliek Sulistyowati (Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya)



Article Info

Publish Date
16 Sep 2014

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi khamir sebagai agens pengendali hayati patogen Colletotrichum sp. pada buah cabai, buncis, dan stroberi. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Mikologi, Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia pada bulan Januari sampai Mei 2014. Khamir diisolasi dari permukaan buah cabai, buncis, dan stroberi yang sehat, sedangkan Colletotrichum sp. diisolasi dari buah cabai, buncis, dan stroberi yang menunjukkan gejala penyakit antraknosa. Khamir yang diperoleh dari buah cabai yaitu Metschnikowia sp., Candida sp., dan Rhodotorula sp., dari buah buncis yaitu Candida sp. dan Rhodotorula sp., dan dari buah stroberi yaitu Pichia sp., Cryptococcus sp., dan Zygosaccharomyces sp. Seluruh isolat khamir yang ditemukan diujikan untuk mengetahui potensinya sebagai antagonis terhadap Colletotrichum sp.  secara in-vitro pada media PDA dan in-vivo pada buah cabai, buncis, dan stroberi yang sehat. Khamir yang paling berpotensi dalam menekan Colletotrichum sp. pada buah cabai dan stroberi adalah Rhodotorula sp. dari buah buncis, sedangkan khamir yang paling berpotensi dalam menekan Colletotrichum sp. pada buah buncis adalah Metschnikowia sp   Kata kunci: Khamir, antraknosa, Colletotrichum sp., hortikultura, uji antagonis

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

jhpt

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan (Jurnal HPT) memuat naskah artikel yang berkaitan dengan hama dan penyakit tumbuhan, termasuk karakterisasi, deteksi, identifikasi, fisiologi, biokimia, ekologi, epidemiologi, biologi molekuler hama dan patogen tumbuhan, serta pengendaliannya secara kimia dan ...