Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan)
Vol. 5 No. 2 (2017)

PENGARUH EKSTRAK BAHAN NABATI SEBAGAI PELINDUNG INFEKTIVITAS Spodoptera litura NUCLEAR POLYHEDROSIS VIRUS JTM 97 C TERHADAP RADIASI SINAR ULTRAVIOLET UNTUK MENGENDALIKAN Helicoverpa armigera Hubner (LEPIDOPTERA: NOCTUIDAE)

Sinta Asa Karsalina (Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya)
Tutung Hadiastono (Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya)
Mintarto Martosudiro (Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya)
Bedjo Bedjo (Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi) Jl. Raya Kendalpayak Km. 8, Kabupaten Malang)



Article Info

Publish Date
22 May 2017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak bahan nabati sebagai pelindung infektivitas SlNPV JTM 97C terhadap radiasi sinar ultraviolet untuk mengendalikan Helicoverpa armigera Hubner (Lepidoptera: Noctuidae). Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Toksikologi Pestisida, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, Malang dan Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi), Malang mulai bulan Januari hingga Juni 2015. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan yaitu: 1) kontrol tanpa SlNPV JTM 97C, 2) SlNPV JTM 97C tanpa bahan pelindung, 3) SlNPV JTM 97C + kaolin sebagai pembanding, 4) SlNPV JTM 97C + ekstrak tongkol jagung, 5) SlNPV JTM 97C + ekstrak kulit singkong, dan 6) SlNPV JTM 97C + ekstrak kulit nanas. Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak bahan nabati yang mempunyai kemampuan untuk melindungi infektivitas SlNPV JTM 97C terhadap radiasi sinar ultraviolet dalam mengendalikan H. armigera adalah ekstrak kulit nanas dan ekstrak tongkol jagung.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

jhpt

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan (Jurnal HPT) memuat naskah artikel yang berkaitan dengan hama dan penyakit tumbuhan, termasuk karakterisasi, deteksi, identifikasi, fisiologi, biokimia, ekologi, epidemiologi, biologi molekuler hama dan patogen tumbuhan, serta pengendaliannya secara kimia dan ...