Tujuan penelitian adalah untuk menguji pengaruh inflasi, BI 7-day (reverse) repo rate, nilai tukar, risk free rate, dan Biaya Operasional dibandingkan Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap profitabilitas perbankan. Adapun untuk profitabilitas perbankan menggunakan Return On Average Assets (ROAA) dan Return On Average Equity (ROAE), sehingga penelitian ini akan menggunakan dua model. Penelitian ini menggunakan purposive sampling terhadap bank-bank umum konvensional yang termasuk ke dalam kategori bank BUKU 2, 3 dan 4 dalam periode tahun 2016-2020 yang ada pada Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia dengan total 7.844 data observasi. Hasil penelitian menunjukkan inflasi, BI 7-day (reverse) repo rate, nilai tukar, dan risk free rate tidak berpengaruh terhadap profitabilitas perbankan baik terhadap ROAA maupun ROAE. Variabel BI 7-day (Reverse) Repo Rate tidak memiliki pengaruh terhadap profitabilitas perbankan. Sedangkan BOPO berpengaruh terhadap ROAA, namun BOPO tidak berpengaruh terhadap ROAE. Setiap penambahan biaya operasional akan berdampak pada berkurangnya laba sebelum pajak yang akhirnya menurunkan profitabilitas (ROAA) bank sehingga manajemen perlu melakukan kebijakan-kebijakan untuk menekan biaya-biaya yang tidak terlalu penting dalam operasional agar laba yang diperoleh dapat maksimal.
Copyrights © 2022