Deiksis
Vol 14, No 3 (2022): Deiksis

Modus Kalimat pada Tindak Tutur Ekspresif dalam Novel Orang-Orang Biasa Karya Andrea Hirata

Aminnullah Aminnullah (Universitas Pamulang)
Tri Pujiati (Universitas Trunojoyo Madura)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2022

Abstract

Penggunaan modus tuturan dalam tuturan ekspresif seringkali berbeda dengan fungsi yang sebenarnya. Hal ini tentunya sangat menarik untuk dikaji lebih mendalam sehingga ketepatan antara fungsi tuturan dengan modus tuturan yang digunakan sesuai atau tidak. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya melihat penggunaan modus tuturan pada tindak tutur ekspresif yang digunakan oleh para tokoh dalam dialog novel Orang-Orang Biasa karya Andrea Hirata. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dari data tertulis berupa novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur direktif dituturkan dengan menggunakan modus tuturan ekspresif interogatif terdapat 2 data yaitu dalam fungsi tuturan permintaan maaf. Modus tuturan ekspresif imperatif terdapat 15 data yaitu dalam fungsi tuturan mengkritik 3 data, dalam fungsi tuturan permintaan maaf 1 data, dalam fungsi tuturan mengungkapkan rasa kesal 2 data, dalam fungsi tuturan menyindir 3 data, dalam fungsi tuturan merasa bahagia 3 data, dalam fungsi tuturan memberikan pujian 1 data, dalam fungsi tuturan memberi salam/menyapa 1 data, dan dalam fungsi tuturan terima kasih 1 data. Modus tuturan ekspresif deklaratif terdapat 22 data yaitu dalam fungsi tuturan permintaan maaf 15 data, dalam fungsi tuturan terima kasih 5 data, dalam fungsi tuturan menyindir 1 data dan dalam fungsi tuturan mengeluh 1 data.   

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

Deiksis

Publisher

Subject

Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Deiksis is a journal that aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. We publish scientific works from national and international lecturers, researchers, students, and practitioners to present their new ideas, concepts, and theories in Indonesian language and ...