Hipertensi merupakan penyebab utama penyakit kardiovaskuler yang angka kejadiannya terus meningkat di masyarakat sehingga bisa menimbulkan dampak yang cukup serius hingga menyebabkan kematian atau sering juga disebut sebagai silent killer (pembunuh diam-diam). Salah satu terapi non farmakologi adalah pemberian rebusan daun salam. Karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui pemberian rebusan daun salam terhadap penurunan tekanan darah. Subjeknya dilakukan pada 1 orang lansia yaitu Tn.J berusia 81 tahun mempunyai riwayat hipertensi dengan klasifikasinya hipertensi derajat 1 atau kategori ringan. Hasil menunjukkan bahwa sebelum diberikan intervensi pada hari pertama yaitu 160 mmHg dan diastolik 100 mmHg dan setelah diberikan intervensi pada hari kedua mengalami penurunan tekanan darah yaitu sistoliknya menjadi 150 dan diastoliknya 90 mmHg sedangkan pada hari ketiga mengalami penurunan yang signifikan menjadi tekanan darah sistolik 140 mmHg dan tekanan darah diastolik 80 mmHg. Hal ini terbukti setelah diberikan intervensi selama 3 hari tekanan darah sistolik dan diastoliknya mengalami penurunan dibandingkan dengan sebelum pemberian rebusan daun salam. Kesimpulannya menunjukkan bahwa pemberian rebusan daun salam efektif untuk menurunkan tekanan darah penderita hipertensi. Diharapkan pemberian rebusan daun salam dapat menjadi salah satu terapi non farmakologi yang dapat digunakan untuk penanganan pasien hipertensi dalam menurunkan tekanan darah.
Copyrights © 2022