Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektivitas penyelenggaraan pemerintah daerah pasca konflik hasil pemilihan kepala daerah langsung Di Kabupaten Tolikara Provinsi Papua Tahun 2017. Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan tesis ini adalah metode penelitian deskriptif, dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui teknik pengumpulan data: observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah pasca konflik hasil pemilihan kepala daerah langsung di Kabupaten Tolikara Provinsi Papua belum efektif. Hal ini disebabkan pencapaian nilai produktivitas pemerintah daerah yang diukur melalui tingkat realisasi program dan kegiatan pemerintah daerah yang dilaksanakan oleh organisasi perangkat daerah Kabupaten Tolikara, nampaknya belum optimal. Nilai fleksibilitas organisasi perangkat daerah Kabupaten Tolikara tercermin hanya terbatas pada aspek penyusunan struktur dan format organisasi perangkat daerahnya. Masyarakat belum puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh pemerintah Kabupaten Tolikara.
Copyrights © 2018