Abstract: One of the success educational process can be seen from the learning outcomes obtained by students. Learning outcomes are something that is obtained after experiencing the learning process with a change in behavior which includes cognitive, affective, and psychomotor aspects. This study aims to improve student learning outcomes in class V.B SD Negeri 017 Tarakan using the Number Heads Together cooperative learning model in mathematics subject matter multiplication and fraction division. This classroom action research (PTK) uses the Kemmis and Taggart model. The implementation of this research was carried out in collaboration with colleagues. The implementation steps of this research consisted of planning, acting, reflecting, and observing. The subjects of this study were students of class V.B SD Negeri 017 Tarakan with a total of 30 students. The research was carried out in two cycles. Data collection techniques through tests, observation, and documentation. The results showed that there was an increase in mathematics learning outcomes in class V.B SD Negeri 017 Tarakan. This increase was evidenced by the test results in the pre-cycle there were 8 students or 26.66% of the 30 students who scored ≥70, in cycle I there were 21 students or 70% of all students who scored ≥70, while the test results in cycle II were 28 students or 93.33% of all students who scored ≥70. This means that there is an increase in the percentage of students who score ≥70 from cycle I to cycle II as much as 23.33%.Abstrak: Keberhasilan proses pendidikan salah satunya dapat dilihat dari hasil belajar yang diperoleh siswa. Hasil belajar merupakan sesuatu yang diperoleh setelah mengalami proses belajar dengan adanya perubahan tingkah laku yang meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V.B SD Negeri 017 Tarakan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Number Heads Together pada mata pelajaran matematika materi perkalian dan pembagian pecahan. Penelitian tindakan kelas (PTK) ini menggunakan model Kemmis dan Taggart. Pelaksanaan penelitian ini dilaksankan secara berkolaborasi dengan teman sejawat. Langkah pelaksanaan penelitian ini terdiri dari perencanaan, tindakan, refleksi, dan observasi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V.B SD Negeri 017 Tarakan dengan jumlah 30 siswa. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar matematika pada siswa kelas V.B SD Negeri 017 Tarakan . Peningkatan tersebut dibuktikan dengan hasil tes pada pra siklus ada 8 siswa atau 26,66% dari 30 siswa yang mendapat nilai ≥70, siklus I ada 21 siswa atau 70% dari seluruh siswa yang mendapat nilai ≥70, sedangkan hasil tes pada siklus II ada 28 siswa atau 93,33% dari seluruh siswa yang mendapatkan nilai ≥70. Hal ini berarti mengalami peningkatan persentase siswa yang mendapat nilai ≥70 dari siklus I ke siklus II sebanyak 23,33%.
Copyrights © 2020